Tampilkan postingan dengan label Sitohistoteknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sitohistoteknologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Mei 2011

Pewarnaan Hematoxilin Eosin

Pewarnaan Hematoxilin Eosin (HE)

Pewarnaan ini digunakan untuk mewarnai jaringan.

Prinsip: inti yang bersifat asam akan menarik zat/ larutan yang bersifat basa sehingga akan berwarna biru. Sitoplasma bersifat basa akan menarik zat /larutan yang bersifat asam sehingga berwarna merah.

Pada pewarnaan HE, ada beberapa tahapan yaitu

1. Deparafinisasi

Tujuan: untuk menghilangkan/ melarutkan parafin yang terdapat pada jaringan.

Zat: xylol

2. Rehidrasi

Tujuan: untuk memasukkan air ke dalam jaringan. Air akan mengisi rongga-rongga jaringan yang kosong.

Zat: alkohol absolut, alkohol 90 %, alkohol 80 %

3. Pewarnaan I

Tujuan: untuk memberi warna pada inti dan sitoplasma pada jaringan

Zat: hematoxylin

4. Differensiasi

Tujuan: untuk mengurangi warna biru pada inti dan menghilangkan warna bitu pada sitoplasma

Zat: HCl 0,6%

5. Blueing

Tujuan: untuk memperjelas warna biru pada inti sel

Zat: lithium carbonat 0,5%

6. Pewarnaan II

Tujuan: untuk memberi warna merah pada sitoplasma sel

Zat: eosin

7. Dehidrasi

Tujuan: untuk menghilangkan air dari jaringan

Zat: Alkohol 80 %, Alkohol 90 %, Alkohol 100 % (absolut)

8. Mounting

Tujuan: untuk mengawetkan jaringan yang telah diwarnai

Zat: entellan/ canada balsem

Jaringan yang akan diwarnai HE, sebelumnya telah mengalami “Processing Jaringan” dan dipotong dengan menggunakan mikotrom. Ketebalan jaringan antara 4-6 µm. Jaringan yang telah dipotong sesuai ukuran dilekatkan pada objek glass.

Berikut langkah kerja sebelum pewarnaan HE (persiapan jaringan):

1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
2. Keluarkan jaringan dari blok/kotak parafin
3. Potong jaringan dengan alat mikotrom dengan ketebalan antara 4-6 µm
4. Ambil 1 slice potongan jaringan, masukkan ke dalam waterbath ( 30-40 C), untuk menghilangkan kerutan pada potongan dan mencairkan parafin.
5. Tempelkan dengan hati-hati potongan jaringan tersebut pada objek glass.
6. Teteskan 1-2 tetes albumin di atas potongan jaringan, lalu dengan menggunakan pinset, rapikan potongan (menghilangkan kerutan ) dengan hati-hati, jangan sampai sobek.
7. Setelah itu, panaskan objek glass yang telah ditempeli jaringan dengan oven pada suhu 30-40 C, bila tidak ada oven, gunakan hotplate. Namun objak glass hanya di gosok-gosokkan agar tidak pecah.

8. Lakukan pewarnaan HE.

No

TAHAPAN

ZAT

WAKTU

1

Deparafinisasi

Xylol I

2-3 celup

2


Xylol II

2-3 celup

3

Rehidrasi

Alkohol 100 %

10 celup

4


Alkohol 90%

10 celup

5


Alkohol 80 %

10 celup

6


AIR

1 menit

7

Pewarnaan

Hematoxylin

1-5 menit

8


AIR

1 menit

9

Differensiasi

HCl 0,6 %

1-2 celup

10


AIR

1 menit

11

Blueing

Lithium Karbonat 0,5 %

3 menit

12


AIR

1 menit

13


Alkohol 95 %

1-2 celup

14

Pewarnaan

Eosin

3 menit

15

Dehidrasi

Alkohol 80%

10 celup

16


Alkohol 90%

10 celup

17


Alkohol 100%

10 celup

18


Xylol I

2-3 celup

19


Xylol II

2-3 celup

20

Mounting

Entelan

1-2 tetes

9. Setelah di beri entelan, tutup dengan cover glass dengan hati-hati agar tidak terdapat gelembung.

10. Jaringan yang telah diwarnai, akan awet lebih dari 5 tahun.